Diplopoda

Narceus americanus, kaki seribu dalam posisi devensif (Foto: Jud McCranie, http://en.wikipedia.org/wiki/Millipede)

Diplopoda dalam bahasa Indonesia disebut kaki seribu (luing) merupakan kelas dari filum Artropoda, subfilum Myriapoda. Seperti bangsa Chilopoda (lipan) yang memiliki tubuh terdiri dari berbagai segmen. Empat segmen pertama di dada masing-masing memiliki satu pasang kaki, segmen perut berikut semua memiliki dua pasang kaki. Kaki seribu kekurangan taring beracun dan tidak menggigit, melainkan untuk mencegah predator mereka defensif menggulung menjadi bola dan banyak memancarkan zat beracun atau berbau busuk.

Sebagian besar spesies sekitar 8000 kaki seribu adalah herbivora atau Scavenger, hidup memakan bahan tanaman dan hewan membusuk di habitat mikro yang lembab. Seperti lipan perempuan bertelur di sarang, yang sering dijaga ketat. Kaki seribu yang baru menetas biasanya hanya memiliki 3 pasang kaki dan menambahkan segmen tubuh dengan masing-masing kaki meranggas saat mereka tumbuh.

Klasifikasi
Kerajaan : Animalia
Filum : Artropoda
Subfilum : Myriapoda
Kelas : Diplopoda (De Blainville in Gervais, 1844)

Arsip

SpeleoTalks #11
Ringkasan SpeleoTalks Seri 11: Peta Jalan Speleologi di Indonesia
February 21, 2022
Agenda SpeleoTalks seri 11: Peta Jalan Speleologi di Indonesia
February 17, 2022
Pertanian dan Peternakan Hidupi Warga Satar Punda, Mengapa Harus Ada Tambang?
July 22, 2021
Agenda SpeleoTalks seri 10: Mengenal Citizen Law Suit
February 3, 2021
Mengungkap surga tersembunyi kawasan karst sekitar TN Gunung Halimun salak
November 8, 2020

Arsip

Glossary

Related Posts