Lahirnya Masyarakat Speleologi Indonesia: Mari Bergulir dan Mengalir Bersama

logo indonesian speleological society

Masyarakat Speleologi Indonesia (MSI) atau Indonesian Speleological Society (ISS) merupakan organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang speleologi yang berfungsi sebagai wadah berhimpun dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan khususnya speleologi untuk pengelolaan dan pelestarian kawasan karst dan gua di Indonesia untuk kepentingan masyarakat. MSI merupakan organisasi yang berbentuk Federasi yang mewadahi kegiatan speleologi dalam pengembangan dan penerapan speleologi untuk pengelolaan dan pelestarian kawasan karst dan gua di Indonesia. MSI bersifat nirlaba berbasis pada keilmuan dan profesi bagi perlindungan dan pelestarian kawasan karst dan gua di Indonesia, dan tidak bergerak di bidang politik.

Kamis (29/10) kemarin Masyarakat Speleologi Indonesia yang didirikan sehari sebelumnya (28/10/2015) mendatangi mendaftarkan keberadaannya kepada notaris Rosita Y. Suwardi Wibawa yang berkantor di wilayah Tangerang Selatan. Hadir beberapa perwakilan dari pendirinya dan anggota dewan penasehat. Di dalam rilis pers, Cahyo Rahmadi selaku presiden menyatakan, “Lebih dari 31 orang, sedang membangun pondasi Speleologi Indonesia. Saya yakin, pondasi ini belum membentuk sebuah bangunan utuh yang bisa menjadi ‘rumah’ bagi kita semua. Karena kewajiban kitalah yang akan membangun dan mengisi sehingga menjadi rumah yang ‘hommy’ untuk berkontribusi melalui Speleologi. Ke-31 orang ini tidak merasa mewakili pihak atau organisasi mana pun, tetapi merasa berkepentingan dengan Sspeleologi dan karst Indonesia. Kepentingan jangka panjang yang lebih jauh untuk dicapai. Sejarah panjang yang sudah ada harus menjadi bagian penting untuk melangkah namun tidak menjadi beban untuk melangkah dan berlari. Kita hanya menambatkan anchor sehingga, selanjutnya cita-cita, visi misi Indonesia semakin jelas dan relevan untuk membantu memberi solusi dalam mengelola karst Indonesia. Semoga Indonesian Speleological Society bisa mengalir seperti air, bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan, bisa berkumpul jika diperlukan, dan selalu memberi manfaat untuk karst Indonesia dan masyaraktnya. Bisa memberi tenaga ketika dibutuhkan, namun juga bisa meresap dan mencari jalan jika terhalangi.”

Sebagaimana dapat terbaca dalam situs resmi ISS, caves.or.id, awal mula dibentuknya ISS dari komunitas dunia maya bernama Indonesian Caver Society yang berawal dari mailing list yang dibentuk tahun 2007 kemudian menjadi Facebook Group dengan anggota mencapai lebih dari 1000 anggota dalam grup tersebut. Dengan inisiatif beberapa orang, akhirnya Indonesian Caver Society menggagas kegiatan “Indonesia Speleo Gathering 2014” (ISG 2014) yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur pada tanggal 17-19 Oktober 2014. Kegiatan ISG 2014 ini mendapat sambutan kalangan penelusur gua dan pencinta kawasan karst yang sangat luar biasa. Hadir dan terlibat dalam ISG, sekurangnya 150 orang peserta dan puluhan panitia. Pada ISG 2014 hadir belasan narasumber dari berbagai disiplin ilmu dan berbagai kalangan. ISG 2014 juga menjadi forum diskusi yang mengarah pada pemetaan permasalahan yang ada di kawasan karst dan gua di Indonesia sekaligus forum penggalian potensi Speleologi yang selama ini belum tergarap.

ISG 2014 berhasil memetakan beberapa permasalahan dari belum optimalnya peran Speleologi di Indonesia, sampai diperlukannya sebuah jejaring untuk berkontribusi dalam pengelolaan kawasan karst dan gua di Indonesia. Dengan beberapa kali diskusi setelah ISG 2014 dan beberapa kegiatan informal dalam menghadapi tantangan Speleologi Indonesia dipandang perlu untuk membentuk suatu wadah yang mempunyai kedudukan hukum yang diakui oleh hukum dan pemerintah. Sehingga ISS mempunyai kedudukan yang sama di mata hukum dan posisi yang kuat untuk memperjuangkan pengelolaan dan pelestarian kawasan karst dan gua di Indonesia.

Kami membuka diri untuk siapa saja untuk memberi masukan akan kebutuhan apa saja yang berkaitan dengan peran speleologi di Indonesia dan langkah langkah konkret untuk memberi solusi pada permasalahan kapasitas sumber daya manusia maupun permasalahan karst. Roadmap Speleologi Indonesia saat ini sedang dimatangkan sehingga masukan apa saja akan memperkaya roadmap tersebut sehingga tahun 2016 kita sudah mempunyai panduan yang terarah dan bisa mengalir bersama-sama. Untuk itu, bagi semua pihak baik individu maupun organisasi yang ingin memberi masukan sangat dipersilakan, dan itu sangat bermanfaat utk Speleologi ke depan.

Terkait dengan rencana kegiatan terdekat, ISS akan menggulirkan:(1) Capacity building: Inventarisasi gua dan metodenya di Banjarmasin bersama PPE Kalimantan dan Borneo SpeleoCom, (2) Berperan di Festival Karst di Maros bersama TN Bantimurung Bulusaraung, (3) Seminar dan Pameran bersama KLHK di Jakarta, (4) Pembuatan Pictorial book Karst, (5) Pengenalan Speleologi di kalangan SMA di Bekasi, (6) Pengayaan website www.caves.or.id dan subdomainnya. Mengingat kembali penggal sajak penyair Rendra, “Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata”, maka kerja segera harus ditunaikan. Mohon doa dan dukungannya, semoga air yang kami tawarkan adalah air yang jernih yang bisa diisi dan bisa dimanfaatkan yang terbuka untuk siapa saja, berbaur bersama, memutar turbin sehingga mampu ‘menerangi’ dengan ilmu pengetahuan, skill dan tentunya jaringan yang kuat. Bersama-sama selalu lebih kuat daripada kita bergerak sendiri-sendiri. Kita belum mampu menawarkan apa pun, namun kita akan bersama-sama memberi warna dan kekuatan di sana.”

Mari mengalir bersama.

Presiden ISS: Cahyo Rahmadi
Sekretaris Umum: A.B. Rodhial Fallah

Alamat Kantor: Jl. Nuri Blok B4/03
Kelurahan Bakti Jaya – Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Banten
021- 75871044
www.caves.or.id

Arsip

Agenda SpeleoTalks seri 10: Mengenal Citizen Law Suit
February 3, 2021
Mengungkap surga tersembunyi kawasan karst sekitar TN Gunung Halimun salak
November 8, 2020
Webinar Hasil Ekspedisi Lawalata: Mengungkap Surga Tersembunyi di Sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak
October 16, 2020
Ringkasan SpeleoTalks seri 9: CAVE DIVING: Into the Unknown World
July 29, 2020
Agenda SpeleoTalks seri 9: Cave Diving – into the unknown world
July 23, 2020

Arsip

Glossary

Related Posts

6 Responses
  1. Gatho :P

    Baru tau nih ada ISS, selamat aja dah buat mas Aok dan rekan-rekan. Semoga dengan adanya ISS dapat memberi warna baru bagi dunia penelusuran goa di Indonesia >.<

Leave a Reply to Cahyo Rahmadi Cancel Reply